ESWT (extracorporeal shockwave therapy)
ESWT (extracorporeal shockwave therapy)
Pengertian Alat ESWT
ESWT (extracorporeal shockwave therapy) atau Terapi gelombang kejut (shockwave) adalah prosedur non-invasif yang menggunakan gelombang kejut bertekanan tinggi yang ditransmisikan melalui jaringan pada daerah yang sakit dan juga meningkatkan kesembuhan jaringan lunak yang sakit. ESWT mengefektifkan mekanisme penghambat nyeri tubuh untuk menyembuhkan bagian yang sakit. Setelah itu tubuh akan mengeluarkan endorfin yang dikenal sebagai hormon pemberi rasa rileks dan dapat menghambat timbulnya kembali rasa nyeri serta melancarkan peredaran darah.
Masalah Kesehatan yang Membutuhkan Terapi Gelombang Kejut
- Plantar fasciitis atau fasciosis. Kondisi yang ditandai dengan nyeri tajam di tumit karena peradangan plantar fascia, yang menghubungkan tulang dengan jari kaki.
- Tendonitis Achilles. Kondisi yang disebabkan oleh tendon Achilles yang terlalu sering digunakan. Tendon ini terletak di antara otot betis dan bagian belakang kaki bawah.
- Kalsifikasi tendonitis. Nyeri akibat penumpukan kalsium di tendon, yang menimbulkan tekanan dan iritasi
- Epikondilitis lateral atau tennis elbow. Kondisi yang ditandai dengan peradangan dan nyeri pada tendon di siku akibat penggunaan berlebih dari otot lengan bawah, lengan, dan tangan.
- Morton neuroma. Nyeri pada tumit karena penebalan jaringan ikat di sekitar saraf di antara bagian bawah jari kaki (umum ditemukan pada wanita, biasanya karena sering memakai sepatu hak tinggi atau ketat)
- Taji tumit. Nyeri akibat deposit kalsium menonjol di bagian bawah tulang tumit.
Cara Kerja Terapi Gelombang Kejut
Setelah rekam medis pasien diperiksa, prosedur akan dimulai dengan menandai area tubuh yang sakit dan memicu nyeri. Lalu, gel khusus dioleskan di bagian-bagian tersebut. Alat genggam ESWT diatur posisinya untuk memancarkan gelombang kejut di area sasaran terapi. Alat ini akan menghantarkan tekanan udara secara perlahan melalui gel ultrasonik. Prosedur ini membutuhkan waktu sekitar 15 menit.Selama prosedur, pasien biasanya merasakan sedikit nyeri. Saat gelombang kejut dipancarkan, spesialis ortopedi dapat mengubah kekuatan gelombang kejut agar pasie tidak terlalu kesakitan. Denyut energi dari gelombang kejut yang dimasukkan ke tubuh akan menirukan proses penyembuhan alami tubuh, sehingga prosedur ini sangat efektif untuk memicu penyembuhan.Setelah prosedur selesai, pasien biasanya dapat berdiri dan berjalan seperti biasa. Obat pereda nyeri, obat anti-peradangan, atau terapi es tidak disarankan karena dapat menghambat proses penyembuhan. Pasien dapat langsung melakukan aktivitas sehari-hari, namun harus menghindari aktivitas berat selama 48 jam.Kebanyakan pasien mengalami peningkatan signifikan setelah satu sesi saja. Terapi ini memiliki tingkat keberhasilan sekitar 80%, yang meningkat hingga 90% pada sesi kedua.
Setelah rekam medis pasien diperiksa, prosedur akan dimulai dengan menandai area tubuh yang sakit dan memicu nyeri. Lalu, gel khusus dioleskan di bagian-bagian tersebut. Alat genggam ESWT diatur posisinya untuk memancarkan gelombang kejut di area sasaran terapi. Alat ini akan menghantarkan tekanan udara secara perlahan melalui gel ultrasonik. Prosedur ini membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
Selama prosedur, pasien biasanya merasakan sedikit nyeri. Saat gelombang kejut dipancarkan, spesialis ortopedi dapat mengubah kekuatan gelombang kejut agar pasie tidak terlalu kesakitan. Denyut energi dari gelombang kejut yang dimasukkan ke tubuh akan menirukan proses penyembuhan alami tubuh, sehingga prosedur ini sangat efektif untuk memicu penyembuhan.
Setelah prosedur selesai, pasien biasanya dapat berdiri dan berjalan seperti biasa. Obat pereda nyeri, obat anti-peradangan, atau terapi es tidak disarankan karena dapat menghambat proses penyembuhan. Pasien dapat langsung melakukan aktivitas sehari-hari, namun harus menghindari aktivitas berat selama 48 jam.
Kebanyakan pasien mengalami peningkatan signifikan setelah satu sesi saja. Terapi ini memiliki tingkat keberhasilan sekitar 80%, yang meningkat hingga 90% pada sesi kedua.
Siapa yang Perlu Menjalani Terapi Gelombang Kejut dan Hasil yang Diharapkan
ESWT digunakan untuk mengobati berbagai jenis nyeri muskuloskeletal, penyakit, dan gangguan kesehatan, terutama yang menyerang jaringan ikat di tulang. Terapi ini merupakan pilihan pengobatan lanjutan yang akan dipertimbangkan bila pengobatan konservatif tidak dapat mengatasi nyeri pasien. Pengobatan konservatif misalnya istirahat, terapi es, obat pereda nyeri, suntik steroid, dan fisioterapi.Walaupun umumnya aman, namun terapi gelombang kejut tidak disarankan bagi:- Anak
- Wanita hamil
- Pasien yang mengonsumsi obat untuk menghambat pembekuan darah (antikoagulan) dan obat antiplatetet
- Pasien yang memiliki tumor tulang dan masalah metabolisme tulang tertentu
- Pasien pengidap kelainan saraf dan sirkulasi
- Pasien yang memakai alat pacu jantungatau implan alat bantu lainnya
- Pasien yang terkena infeksi pada kaki
- Pasien yang telah disuntik steroid dalam tiga bulan terakhir.
ESWT digunakan untuk mengobati berbagai jenis nyeri muskuloskeletal, penyakit, dan gangguan kesehatan, terutama yang menyerang jaringan ikat di tulang. Terapi ini merupakan pilihan pengobatan lanjutan yang akan dipertimbangkan bila pengobatan konservatif tidak dapat mengatasi nyeri pasien. Pengobatan konservatif misalnya istirahat, terapi es, obat pereda nyeri, suntik steroid, dan fisioterapi.
Walaupun umumnya aman, namun terapi gelombang kejut tidak disarankan bagi:
- Anak
- Wanita hamil
- Pasien yang mengonsumsi obat untuk menghambat pembekuan darah (antikoagulan) dan obat antiplatetet
- Pasien yang memiliki tumor tulang dan masalah metabolisme tulang tertentu
- Pasien pengidap kelainan saraf dan sirkulasi
- Pasien yang memakai alat pacu jantungatau implan alat bantu lainnya
- Pasien yang terkena infeksi pada kaki
- Pasien yang telah disuntik steroid dalam tiga bulan terakhir.
Sejarah TherapI Gelombang Kejut (ESWT)
Terapi Gelombang Kejut Ekstrakorporeal (ESWT) atau disebut juga terapi gelombang kejut, pertama kali diperkenalkan ke dalam praktik klinis pada tahun 1982 untuk penanganan kondisi urologi . Keberhasilan teknologi ini untuk pengobatan batu saluran kemih dengan cepat menjadikannya metode lini pertama, noninvasif, dan efektif . Selanjutnya, ESWT dipelajari dalam ortopedi di mana diidentifikasi bahwa ia dapat melonggarkan semen dalam revisi artroplasti panggul total. Lebih jauh, penelitian hewan yang dilakukan pada tahun 1980-an mengungkapkan bahwa ESWT dapat menambah antarmuka tulang-semen, meningkatkan respons osteogenik dan meningkatkan penyembuhan fraktur . Sementara terapi gelombang kejut telah terbukti bermanfaat dalam penyembuhan fraktur , sebagian besar penelitian ortopedi difokuskan pada tendinopati ekstremitas atas dan bawah, fasiopati, dan kondisi jaringan lunak.Perbedaan antara ESWT dan Ultrasonografi Terapi
Sejarah TherapI Gelombang Kejut (ESWT)
Terapi Gelombang Kejut Ekstrakorporeal (ESWT) atau disebut juga terapi gelombang kejut, pertama kali diperkenalkan ke dalam praktik klinis pada tahun 1982 untuk penanganan kondisi urologi . Keberhasilan teknologi ini untuk pengobatan batu saluran kemih dengan cepat menjadikannya metode lini pertama, noninvasif, dan efektif . Selanjutnya, ESWT dipelajari dalam ortopedi di mana diidentifikasi bahwa ia dapat melonggarkan semen dalam revisi artroplasti panggul total. Lebih jauh, penelitian hewan yang dilakukan pada tahun 1980-an mengungkapkan bahwa ESWT dapat menambah antarmuka tulang-semen, meningkatkan respons osteogenik dan meningkatkan penyembuhan fraktur . Sementara terapi gelombang kejut telah terbukti bermanfaat dalam penyembuhan fraktur , sebagian besar penelitian ortopedi difokuskan pada tendinopati ekstremitas atas dan bawah, fasiopati, dan kondisi jaringan lunak.
Perbedaan antara ESWT dan Ultrasonografi Terapi
- Ultrasonografi terapeutik memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi, sementara ESWT memanfaatkan gelombang frekuensi rendah.
- Ultrasonografi dapat menimbulkan efek termal maupun non-termal pada jaringan, sedangkan ESWT tidak menimbulkan efek pemanasan.
- Ultrasonografi terapeutik memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi, sementara ESWT memanfaatkan gelombang frekuensi rendah.
- Ultrasonografi dapat menimbulkan efek termal maupun non-termal pada jaringan, sedangkan ESWT tidak menimbulkan efek pemanasan.
Persamaan antara Terapi Ultrasonografi dan ESWT
- Kedua modalitas tersebut menggunakan gelombang akustik untuk menghasilkan manfaat terapeutik .
- Keduanya memanfaatkan media penghubung untuk mengirimkan gelombang suara ke jaringan yang sedang dirawat.
- Keduanya adalah bentuk perawatan non-invasif.
Apa Efek Samping Terapi ESWT?Penggunaan ESWT relatif aman, akan tetapi dapat muncul beberapa efek samping setelah terapi dilakukan. Prosedur ESWT sendiri dapat terasa nyeri dan dapat menyebabkan nyeri segera setelah prosedur dilakukan.
Efek samping ringan lainnya dari prosedur ini misalnya memar, kemerahan, dan pembengkakan di sekitar area yang diterapi. Sebagian besar efek samping ini akan hilang setelah beberapa waktu.
- Kedua modalitas tersebut menggunakan gelombang akustik untuk menghasilkan manfaat terapeutik .
- Keduanya memanfaatkan media penghubung untuk mengirimkan gelombang suara ke jaringan yang sedang dirawat.
- Keduanya adalah bentuk perawatan non-invasif.
Apa Efek Samping Terapi ESWT?
Penggunaan ESWT relatif aman, akan tetapi dapat muncul beberapa efek samping setelah terapi dilakukan. Prosedur ESWT sendiri dapat terasa nyeri dan dapat menyebabkan nyeri segera setelah prosedur dilakukan.
Efek samping ringan lainnya dari prosedur ini misalnya memar, kemerahan, dan pembengkakan di sekitar area yang diterapi. Sebagian besar efek samping ini akan hilang setelah beberapa waktu.
Sangat membantu sekali infonya
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTerima kasih atas informasinya mengenai alat ESWT kak👍🏻
BalasHapusSangat informatif
BalasHapusInformasinya sangat membantu
BalasHapuswah ini harusnya banyak di beberapa asosiasi olahrga ya atau justru bisa masuk ke kemenpora untuk atlet nya
BalasHapusTerima kasih informasinya, sangat bermanfaat
BalasHapusTulisan yang bagus, informatif.
BalasHapusartikelnya keren dan lengkap
BalasHapusinformasinya sangat bermanfaat, terima kasih
BalasHapusbaru tau nih infonya
BalasHapusSangat informatif
BalasHapusSungguh menarik, aku ingin tahu lebih banyak!
BalasHapussungguh menarik
BalasHapuswah pembahasan yang menarik, minimal di umur berapa kita bisa menggunakan alat ini ?
BalasHapusInfo yang baik good joob
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusmateri yang menarik
BalasHapusmaterinya bagus dan mudah dipahami
BalasHapussangat bermanfaat
BalasHapusBermanfaat sekali
BalasHapusBagus banget
BalasHapus